Entah itu karena terantuk batu, terpleset, terjungkir, kakinya tersangkut kayu, atau alasan apapun sehingga membuatnya terjatuh.
Separah apapun lukanya, dia harus berusaha untuk berdiri seperti sebelum saat dia jatuh.
Waktu memang tidak akan menunggunya kembali sehat, tapi waktulah yang akan mengobati lukanya.
Walaupun pelan, tapi ia WAJIB tetap maju kedepan.
Walaupun dengan tertatih, ia HARUS melanjutkan perjalanan.
Karena seorang pengembara sejati tidak akan berhenti kakinya berjalan, kecuali sudah menginjak surga Alloh.
Jogja, 30 Juli 2008
*di kamar kos lagi mau baca-baca materi Pidana

Tidak ada komentar:
Posting Komentar