Jangan menangis…
Hanya karena kenyataan tidak sesuai dengan maumu.
Disana…
Ada banyak hati yang berdarah,
Pada ketidakadilan.
Ada banyak jiwa yang terluka,
Pada nafu duniawi.
Ada banyak nyawa yang hilang,
Pada perang kemanusiaan.
Tapi mereka tetap berusaha untuk tersenyum.
Walau lelah menerjang qolbu..
Walau kabut gelap menghiasi jalan mereka.
Mereka berusaha menatap lurus kedepan.
Merasakan manisnya kebenaran.
Lalu…
Mengapa kamu masih menangis?
Hanya karena kenyataan tidak sesuai dengan maumu.
Disana…
Ada banyak hati yang berdarah,
Pada ketidakadilan.
Ada banyak jiwa yang terluka,
Pada nafu duniawi.
Ada banyak nyawa yang hilang,
Pada perang kemanusiaan.
Tapi mereka tetap berusaha untuk tersenyum.
Walau lelah menerjang qolbu..
Walau kabut gelap menghiasi jalan mereka.
Mereka berusaha menatap lurus kedepan.
Merasakan manisnya kebenaran.
Lalu…
Mengapa kamu masih menangis?
08.30 dikamar kosan tersayang ^^
*habis baca Eramuslim Digest 5 edisi... sedih.. tapi juga seneng...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar