blog ini benar-benar sekedar curhatan saya... (^___^)

12 Februari 2008

21 September 2007

waktu kemarin turun tangga habis dari DJS (DEMA Justicia School) hari pertama, ada hal yang lumayan nyentak.

ada seorang kakak senior yang jalan di depanku, dia juga mau turun tangga mungkin mau kemanaaa.. gitu..

trus, ada bapak-bapak yang dari arah bersebrangan mo naik tangga sambil bawa kardus agak gede.

trus, kakak senior DEMA Justicia itu berenti & minggir & aq juga ngikutin dia.

trus, dia bilang sesuatu sama bapaknya, “perlu dibantu bawa pak?”

jleb. nancep.

apa yang aq liat kemarin itu jadi perenungan buatku.

bapak-bapak itu mutusin untuk naik lewat tangga yang di smaping karena tangga yang di depan dijadiin tempat nangkring mahasiswa2 entah siapa2 namanya. padahal bapak-bapak itu bawa kardus gede & pastinya mereka liat. mereka juga pasti ngg bodoh untuk tau kalo tangga itu tempat jalan bukan tempat nangkring.

mereka itu mahasiswa fakultas hukum juga. entah angkatan berapa.

tapi itu urusan mereka sama moral & logika mereka.

yang penting disini, adalah pelajaran kalo sebelum kita berteriak TEGAKKAN KEADILAN, GANTUNG KORUPTOR, dan segala teriakan2 untuk perubahan sosial lainnya kita harus melakukan sikap nyata dari kepeduliaan kita terhadap orang2 di sekitar kita selain teman2 dan dosen2 juga rektor2.

ngg cuma orang2 dengan status sosial tinggi yang harus & perlu kita hormati.

semua manusia harus dihormati.

cukup dengan senyum saat berpapasan dengan mereka, ngucapin terima kasih waktu kita dateng pertama kali & liat mereka bukain pintu & nyalain AC ato kipas angin.

mudah kan??

aksi massa itu bagus.

lebih bagus lagi kalo kita juga mengaplikasikan aksi massa kita sebagai contoh nyata.

seorang penulis buku tenar yang kemarin menjadi pembicara di DJS berkata, “jiwa pemurah melahirkan aktifis.”

pemuran disini bermakna luas.

murah senyum kepada siapa saja tanpa memandang status sosialnya di masyarakat, murah hati untuk mau menawarkan bantuan sukarela pada yang terlihat sedang kesusahan, murah lisannya untuk mengucapkan terima kasih.

kakak senior saya tadi mengajarkan saya, KECERDASAN TIDAK DITUNJUKKAN MELALUI MULUT (TEORI) TAPI BUKTI NYATA.

sudah menjadi hukum alam kalau sesuatu yang besar, awalnya adalah hal kecil yang bisa jadi adalah hal remeh.

agama tidak langsung mendapatkan banyak pemeluknya.

manusia tidak langsung dewasa & berwawasan luas saat baru dilahirkan.

budaya tidak langsung lahir begitu saja.

ideologi tidak langsung dicetuskan asal-asalan, tapi ada sebabnya.

semua ada masa berprosesnya menjadi lebih baik. yang terpenting adalah selalu tertanam dalam hati dan pikiran bahwa apa yang kita kerjakan niatnya untuk beribadah kepada Alloh SWT & akhirnya mendapat ridho Alloh SWT.

amin amin ya robbal alamin.

Tidak ada komentar: